Friday, December 11, 2009

Bapak Presiden, Ambil gitarmu.. Bernyanyilah..

Bapak presiden.. Ambil gitarmu dan ciptakanlah lagu untukku. Jangan..!! Jangan lagu tentang indahnya indonesia, lagu seperti itu sudah banyak pujangga 45 yang membuatnya. Juga jangan lagu tentang cinta, pak presiden, karena seorang Andika Kangen band saja bisa membuat lagu seperti itu, bahkan jutaan copy terjual.

Pak Presiden... tolong buatkan lagu yang lain. dan jangan dikonserkan dengan biaya yang mahal dan jangan pula kau gunakan orkestra mahal untuk lagumu, karena itu hanya akan membuatku tertidur.

Pak Presiden, ciptakanlah lagu tentang korupsi. Tentang minah, nenek tua yang terpaksa mencuri kakao. Markus yang ahli dalam membuat skenario dan mengatur pengadilku. dan Prita yang dizalimi Omni.

SBY telah menciptakan lagu dan di popolerkan oleh Band Kerispatih

Atau tentang Indahnya Malam Di Jakarta karena listrik mati !! Orang Tua yang membanting anaknya sampai mati !! Warga biasa yang dianiaya aparat sampai mati !! Kakek tua renta jadi buruh tani sampai mati !! Dan Munir-qu yang berteriak untuk orang lain hingga mati.

Aku nggak mau, ciptaan Bapak Presiden dinyanyikan Kerispatih! Panggil Leo Kristy, Iwan Fals, Franky Sahilatua dan Pengamen Jalanan!! Lalu, panggil MH Ainun Nadjib, Butet Kertarajasa, dan kalau perlu Ahmad Dhani untuk mengapresiasi lirik yang Bapak Ciptakan.

Ambil gitar dan ciptakan lagu lagi kayak dulu, buat rileksasi Bapak Presiden! Ketimbang Bapak curigaan sama orang-orang yang dikira akan menggulingkan Anda, stres dengan bertubi-tubinya masalah belakangan ini. Kami senang kok, punya Presiden jago main gitar, menciptakan lagu, dan menyanyi, walaupun suara tidak begitu merdu dan ganteng pula.

Saturday, December 5, 2009

Be More Productive

Hari ini pukul 4.oo am / 5 Desember 2006 ( Dinihari). Seperti biasa saya masih duduk santai di berselancar didunia maya, bukan untuk hal yang penting sebenarnya. Tidak ada tugas deadline, ataupun sesuatu yang urgent tetapi memang keseharian saya seperti ini, insomnia (atau apalah itu namanya).

Terkadang saya selalu disibukkan dengan sesuatu yang tidak penting tapi dibuat seolah itu penting. Ketika ada sedikit obrolan tentang isu politik yang hangat, saya sangat antusias berkoar ini-itu, dia salah - si A, si B, kasus KPK, Bank Century, atau gerakan new reformasi dan segala tetek bengeknya. Saya tahu itu semua tidak akan berguna untuk saya, karena satu hal yang saya harus lakukan adalah membenahi kualitas hidup saya.

Kualitas hidup !! Disitulah kebingungan terjadi, saya tahu apa yang harus saya lakukan tapi saya tidak pernah bisa melakukan itu semua.. Jika seorang psikolog bicara " inilah yang dinamakan Dis-legitimasi diri, hhaa..( so iye nih ). Bukan ketidak percayaan terhadap diri sendiri, tapi lebih kepada tidak adanya action untuk melakukan perubahan itu.

Jika kita bicara tentang 'niat' saya selalu punya itu, tapi sayangnya selalu tidak ada action nyata untuk merealisasikannya. satu yang terpikir saat itu adalah saya sudah tidak memiliki orang yang mampu mendorong saya, atau orang yang mampu memotivasi dalam kehidupan saya.

Mungkin dulu, selalu ada orang yang terus berteriak di telinga saya " Move On, Move On guys !!" tak segan dia ikut jatuh saat saya terjatuh. ( Lebaii ).

Tapi kita bicara soal sekarang. Kini semua harus dilewati sendiri, membangun motivasi untuk diri sendiri, dan bangkit atas semua kebodohan ini.

Motivasi diri untuk maju dan action atas semua keinginan itu memang sulit untuk dilakukan. Bagaimana saya bisa mendapatkan kualitas hidup yang baik ? i dont know !.

Tapi saya adalah Laki-laki !! Punya kemaluan untuk dipertanggungjawabkan, lhoo... saya harus coba dan terus mencoba untuk mulai melakukan dan mendapatkan apa yang saya inginkan. Saya harus bisa menjadi laki-laki yang produktif dalam karya.

Persetan dengan pecundang !! Right here, right now, everything must be done.. (menghibur diri) !! Hiak..Hiak..Hiak...